<?xml version="1.0"?>

 <rdf:Description xmlns:rdf="http://www.w3.org/1999/02/22-rdf-syntax-ns#" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
  <dc:title>Lockdown Tigaratus Sembilan Tahun /</dc:title>
  <dc:creator>
   Emha Ainun Nadjib
  </dc:creator>
  <dc:creator>
   Nurjannah Intan
  </dc:creator>
  <dc:creator>
   eka Arief Setyawan
  </dc:creator>
  <dc:type>text</dc:type>
  <dc:publisher>Yogyakarta : Bentang Pustaka,</dc:publisher>
  <dc:date>2020</dc:date>
  <dc:language>ind</dc:language>
  <dc:description>Coronavirus tidak punya kesalahan dan dosa apa pun. Ia bukan makhluk pikiran dan hati yang punya kemungkinan untuk berniat sesuatu, merancang kebaikan atau keburukan, menyatakan dukungan atau perlawanan atas kehidupan umat manusia di muka bumi. Covid-19 bukan bagian dari jin atau manusia, yang pada ujung zaman kelak harus mempertanggungjawabkan perilakunya di forum hisab Allah. Corona dipancing, diransang, dan direkayasa sendiri oleh budaya manusia, oleh ilmunya yang angkuh, oleh pengetahuannya yang congkak, dan oleh peradabannya yang penuh kibriya.</dc:description>
  <dc:subject>islam</dc:subject>
  <dc:identifier>URN:ISBN:978-602-291-719-9</dc:identifier>
</rdf:Description>

