<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
 <record>
  <leader>     na                 </leader>
  <controlfield tag="001">INLIS000000000693713</controlfield>
  <controlfield tag="005">20210826123314</controlfield>
  <datafield tag="035" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">0010-0821000191</subfield>
  </datafield>
  <controlfield tag="007">ta</controlfield>
  <controlfield tag="008">210826                           0 ind  </controlfield>
  <datafield tag="040" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">JIPUBAY</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="100" ind1="0" ind2=" ">
   <subfield code="a">Fathul Mujib</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="245" ind1="1" ind2=" ">
   <subfield code="a">School branding :</subfield>
   <subfield code="b">strategi di era disruptif /</subfield>
   <subfield code="c">Fathul Mujib, M.Pd.I</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="250" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">Cet. 1</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="300" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">206 hlm ;</subfield>
   <subfield code="c">23 cm</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="020" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">978-602-444-826-4</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="082" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">371.3</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="084" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">371.3 FAT s</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="260" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">Jakarta :</subfield>
   <subfield code="b">Bumi Aksara,</subfield>
   <subfield code="c">2020</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="500" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">Di era disruptif saat ini, setiap sekolah harus memiliki branding tersendiri Branding ini sangat penting, karena nantinya akan menjadi kekuatan dan pembeda dari masing-masing sekolah. Sekolah yang memiliki branding yang khas, nantinya dapat menarik minat masyarakat untuk masuk ke sekolah tersebut lebih luas lagi. Akan tetapi, dalam membangun branding sekolah tentunya tidaklah mudah. Diperlukan proses yang panjang, berupa hasil dari pemikiran dan usaha semua stakeholders sekolah untuk mewujudkannya.Untuk itu, buku School Branding: Strategi di Era Disruptif ini sangat penting untuk dimiliki oleh seluruh pemangku kepentingan dalam lembaga pendidikan. Buku ini menjelaskan berbagai proses yang harus ditempuh sekolah, dalam rangka menciptakan branding sekolah yang khas. Tak hanya itu, dalam buku ini juga memiliki pembahasan tentang sekolah-sekolah lain, yang sudah diakui memiliki branding sekolah yang kuat.</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="504" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">Bibliografi: halaman 201-202</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="650" ind1=" " ind2="4">
   <subfield code="a">Strategi pendidikan</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="700" ind1="0" ind2=" ">
   <subfield code="a">Tutik Saptiningsih</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="700" ind1="0" ind2=" ">
   <subfield code="a">editor, Bunga Sari Fatmawati</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="850" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">JIPUBAY</subfield>
  </datafield>
 </record>
</collection>
