<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
 <record>
  <leader>     na                 </leader>
  <controlfield tag="001">INLIS000000000693808</controlfield>
  <controlfield tag="005">20210901124835</controlfield>
  <datafield tag="035" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">0010-0921000021</subfield>
  </datafield>
  <controlfield tag="007">ta</controlfield>
  <controlfield tag="008">210901                g          0 ind  </controlfield>
  <datafield tag="040" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">JIPUBAY</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="100" ind1="1" ind2=" ">
   <subfield code="a">Abdullah, M. Amin</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="245" ind1="1" ind2=" ">
   <subfield code="a">Dinamika islam kultural :</subfield>
   <subfield code="b">pemetaan atas wacana keislaman kontemporer /</subfield>
   <subfield code="c">M. Amin Abdullah</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="250" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">Cet. 1</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="300" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">324 hlm ;</subfield>
   <subfield code="c">20 cm</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="020" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">978-623-6699-14-0</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="082" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">297.67</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="084" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">297.67 ABD d</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="260" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">Yogyakarta :</subfield>
   <subfield code="b">IRCiSoD,</subfield>
   <subfield code="c">2020</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="500" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">bagaimanakah cara yang 'objektif untuk membaca dan memaknai teks dan tradisi keagancan Haruskah modernitas dinilai oleh tradisi atau seball, thedis yang diukur oleh modernitas? Demikian solah satu ajokan menggelitik yang dilontarkan oleh penulis buku in-seorang pemikir serius yang membangun karier intelektualayn di Yogyakarta dan salah seorang aktivis yang terlibat intens dengan dinamika organisasi Islam modern, Muhammadiyah, serta peminor filsafat-yang saat ini menjadi Guru Besar dalam Ilmu Filsafat di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Membaca dan memaknai teks keagamaan pada zaman modern adalah satu di antara sekian problems yang dicoba diangkat oleh buku menarik ini. Di pihok loin, dalam upaya memecahkan problem tersebut, di sepanjang halaman buku ini, kita dapat menemukan pelbagal refleksl penulis dalam membangun teoretisas atas fenomena gerakan pembaruan pemikiron kelsloman yang di dalamnya terjadi tarik-menarik antara dua kutubi modern versus tradisi.Akhirnya, dalam bahasa yang coit dan bernios, keseluruhan buku ini, meskipun disusun dari pelbagai pemikiran penulisnya yang merentong jouh yang pernah dipublikasikan dalam kesempatan yang berbeda-beda, mengguration satu hal penting pemetoon. Di tengol kesimpangsluran pelbagai identitas Islam yang dijajakon oleh banyak cendekiawan Aalim Indonesia akhir-akhir ini, buku ini seperti memberikan arah yang jelas. Setidaknya, pemetoon wocond keislaman yang dilakukan penulis buku ini merupakan bagian dar agenda had don tojdid mosyarakat kontemporer yong mencabe mengubah paradigmo keagungan dari sekadar gerakon pemborvon yong cenderung menafikan isu-isu strategis untuk menempatkan nilai-nilal universal dari normo lan ke arah sebuah gerakan yang benar-benar memperhitungkan, amore lois spek orolitos, estetik, ekologl, ekonomi, hak-hak asasi man, serta relaul pria dan wanita. lah, mungkin, model dinamike lilan kulturel reng ingin ditunjukkan kepada para pembaca buku.</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="504" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">Bibliografi: halaman 305-321</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="650" ind1=" " ind2="4">
   <subfield code="a">Islam, Pembaruan</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="700" ind1="0" ind2=" ">
   <subfield code="a">editor: Edi AH Iyubenu dan Rusdianto, Asep</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="850" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">JIPUBAY</subfield>
  </datafield>
 </record>
</collection>
