<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<srw_dc:dcCollection xmlns:srw_dc="info:srw/schema/1/dc-schema" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="info:srw/schema/1/dc-schema http://www.loc.gov/standards/sru/resources/dc-schema.xsd ">
  <srw_dc:dc>
    <title xmlns="http://purl.org/dc/elements/1.1/">Mudahnya Korupsi /</title>
    <creator xmlns="http://purl.org/dc/elements/1.1/">Widi Nugroho</creator>
    <creator xmlns="http://purl.org/dc/elements/1.1/">Abd. Kholiq</creator>
    <type xmlns="http://purl.org/dc/elements/1.1/">text</type>
    <publisher xmlns="http://purl.org/dc/elements/1.1/">Yogyakarta : Group relasi inti media, angota IKAPI,</publisher>
    <date xmlns="http://purl.org/dc/elements/1.1/">2021</date>
    <language xmlns="http://purl.org/dc/elements/1.1/">ind</language>
    <description xmlns="http://purl.org/dc/elements/1.1/">Korupsi menyebabkan birokrasi berperilaku buruk dan tidak profesional melayani rakyat. Korupsi menyebabkan hukum tajam bagi rakyat bawah dan tumpul bagi elit tertentu. Korupsi telah menyebabkan pendapatan rakyat menjadi tidak maksimal dan jatuh miskin. Indoneisa telah melakukan berbagai upaya memerangi korupsi. Lembaga penegak hukum, seperti Komisi Pemberantasan Korupsi, Kejaksaan RI, dan kepolisian RI telah banayak menyeret pelaku korupsi kepenjara. Bahkan kerugian negara karena korupsi juga telah diselamatkan. Selain itu, berbagai kebijakan dan anggaran untuk pencegahan korupsi juga telah digulirkan. Semua cela korupsi telah diupayakan ditutup seketat mungkin.</description>
    <subject xmlns="http://purl.org/dc/elements/1.1/">Korupsi (Dalam politik)</subject>
    <identifier xmlns="http://purl.org/dc/elements/1.1/">URN:ISBN:978-602-9434-71-2</identifier>
  </srw_dc:dc>
</srw_dc:dcCollection>
