<?xml version="1.0"?>

 <rdf:Description xmlns:rdf="http://www.w3.org/1999/02/22-rdf-syntax-ns#" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
  <dc:title>Pemberdayaan ekonomi desa : berternak ayam buras /</dc:title>
  <dc:creator>
   Sumarlin
  </dc:creator>
  <dc:type>text</dc:type>
  <dc:publisher>Yogyakarta : Gramedia Pustaka Utama,</dc:publisher>
  <dc:date>2022</dc:date>
  <dc:language>ind</dc:language>
  <dc:description>Ayam buras atau ayam kampung merupakan ternak unggas yang paling banyak dipelihara dipedesaan.Keberadaan ayam buras sebagai penghasil telor dan daging serta pendapatan keluarga, memiliki fungsi strategis dalam pemenuhan pangan dan gizimasyarakat petani.Memelihara ayam buras sebenarnya tidak terlalusulit, sebab tidak memerlukan teknologi rumit. Untukmengembangbiakan ayam buras hanyamembutuhkan ketekunan dan kesungguhan dalammemelihara yaitu dengan penerapan Pasca usahaPeternakan yaitu pakan, pengendalian penyakit dan tatalaksana serta pengolahan /perkembangbiakan.</dc:description>
  <dc:description>Bibliografi:hal. 10-108</dc:description>
  <dc:subject>Ternak ayam</dc:subject>
</rdf:Description>

