<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<srw_dc:dcCollection xmlns:srw_dc="info:srw/schema/1/dc-schema" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="info:srw/schema/1/dc-schema http://www.loc.gov/standards/sru/resources/dc-schema.xsd ">
  <srw_dc:dc>
    <title xmlns="http://purl.org/dc/elements/1.1/">Budidaya pepaya /</title>
    <creator xmlns="http://purl.org/dc/elements/1.1/">Pertiwi Banyu Biru</creator>
    <type xmlns="http://purl.org/dc/elements/1.1/">text</type>
    <publisher xmlns="http://purl.org/dc/elements/1.1/">Jogjakarta : New Vita Pustaka,</publisher>
    <date xmlns="http://purl.org/dc/elements/1.1/">2022</date>
    <language xmlns="http://purl.org/dc/elements/1.1/">ind</language>
    <description xmlns="http://purl.org/dc/elements/1.1/">Pepaya, atau betik adalah tumbuhan yang diperkirakan berasal dari Meksiko bagian selatan dan bagian utara dari Amerika Selatan. Pepaya kini telah menyebar luas dan banyak ditanam di seluruh daerah tropis untuk diambil buahnya. C. papaya adalah satu-satunya jenis dalam genus Carica.Tanaman pepaya (Carica papaya L.) merupakan tanaman buah-buahan tropika berupa herba dari famili Caricaceae. Nama pepaya di dalam bahasa Indonesia berasal dari bahasa Belanda yaitu papaja, dan kemudian mengadopsi dari bahasa arawak yaitu papaya. Namun aslinya, dalam bahasa jawa disebut pepaya atau kates.</description>
    <subject xmlns="http://purl.org/dc/elements/1.1/">Budidaya pepaya</subject>
    <identifier xmlns="http://purl.org/dc/elements/1.1/">URN:ISBN:978-623-97732-9-8</identifier>
  </srw_dc:dc>
</srw_dc:dcCollection>
