<?xml version="1.0"?>

 <rdf:Description xmlns:rdf="http://www.w3.org/1999/02/22-rdf-syntax-ns#" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
  <dc:title>Budidaya melon /</dc:title>
  <dc:creator>
   Pertiwi Banyu Biru, S.P.
  </dc:creator>
  <dc:creator>
   Cover : Joey
  </dc:creator>
  <dc:creator>
   Desain Isi : Josh
  </dc:creator>
  <dc:type>text</dc:type>
  <dc:publisher>Yogyakarta : New Vita Pustaka,</dc:publisher>
  <dc:date>2022</dc:date>
  <dc:language>   </dc:language>
  <dc:description>Bibliografi : halaman 55</dc:description>
  <dc:description>Melon (Cucumis melo L) merupakan tanaman buah semusim yang berasal dari lembah Persia, Mediterania. Dari daerah asalnya, melon kemudian menyebar ke Eropa dan Timur Tengah. Pada abad ke-14, Colombus membawa tanaman ini ke Amerika, yang kemudian banyak tumbuh di daerah California, Texas dan Colorado. Selain Colombus, Bangsa Moor juga banyak berjasa mengembangkan tanaman ini.Melon dapat tumbuh dan berkembang dengan baik bila ditanam di tempat yang sesuai dengan syarat tumbuh tanaman melon. Faktor tanah, iklim dan air sangat mempengaruhi pertumbuhan melon. Tanaman melon membutuhkan tanah yang subur dan kaya akan unsur hara tanah. Keadaan iklim seperti suhu, curah hujan, sinar matahari, kelembaban, ketinggian tempat. Mutlak 5 diperlukan tanaman melon sebagi pengangkut unsur hara dari dalam tanah ke bagian atas tanaman, tanaman melon sangat peka terhadap air menggenang sehinggasistemm drainase pada lahan melon harus mendapat perhatian utama</dc:description>
  <dc:subject>Budidaya - Melon</dc:subject>
  <dc:identifier>URN:ISBN:978-623-97732-7-4</dc:identifier>
</rdf:Description>

