<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
 <record>
  <leader>     na                 </leader>
  <controlfield tag="001">INLIS000000000695688</controlfield>
  <controlfield tag="005">20230920093008</controlfield>
  <datafield tag="035" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">0010-0923000041</subfield>
  </datafield>
  <controlfield tag="007">ta</controlfield>
  <controlfield tag="008">230920                a          1 ind  </controlfield>
  <datafield tag="040" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">JIPUBAY</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="100" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">Nita Anggraeni</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="245" ind1="1" ind2=" ">
   <subfield code="a">Dongeng nusantara Bengkulu :</subfield>
   <subfield code="b">Putri Serindang Bulan /</subfield>
   <subfield code="c">Nita Anggraeni ; editor, Tim Hikam</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="250" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">Cet. 1</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="300" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">35 hlm. :</subfield>
   <subfield code="b">ilus. ;</subfield>
   <subfield code="c">22 cm.</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="082" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">398.209 598 17</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="084" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">398.209 598 17 NIT d</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="260" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">Tangerang :</subfield>
   <subfield code="b">Hi Kids,</subfield>
   <subfield code="c">2022</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="520" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">Alkisah dahulu kala di Bengkulu hidup tujuh perempuan bersaudara. Mereka merupakan putri Raja Wawang. Dari ketujuh bersaudara, Putri Serindang Bulan merupakan putri paling bungsu. Putri Serindang Bulan juga terkenal paling cantik. Telah banyak laki-laki ingin meminangnya tapi selalu ia tolak dengan alasan tidak ingin melangkahi keenam kakaknya. Mereka kemudian meminta agar Serindang Bulan Menikah terlebih dahulu. Raja Wawang kemudian menyebarkan berita bahwa putri bungsunya, Serindang Bulan, siap untuk menikah. Tidak lama, seorang Pangeran Tampan datang menemui Raja Wawang untuk melamar Putri Serindang Bulan. Putri Serindang menerima pinangan sang Pangeran Tampan. Menjelang pernikahan,Putri Serindang Bulan wajahnya berubah menjadi buruk. Pangeran menjadi merasa kecewa sehingga memutuskan untuk membatalkan pernikahan mereka. Setiap ada laki-laki melamar, maka wajah Serindang Bulan berubah menjadi buruk, namun kembali cantik apabila pernikahan dibatalkan. Hal ini terus terulang hingga sembilan kali, sehingga saudaranya merasa malu. Kemudian keenam saudaranya berusaha menyingkirkan Serindang Bulan karena dianggap sebagai sumber masalah bagi kerajaan. Salah satu dari mereka, yaitu Karang Nio,menolak rencana tersebut,. Namaun dengan penolakannya Karang Nio mendapat tugas untuk menyingkirkan Serindang Bulan. Akhir cerita Karang Nio akhirnya memutuskan untuk mengelabui kakak-kakaknya, dengan menyembelih seekor anjing hutan dan melukai kuping Serindang Bulan sebagai bukti telah menjalankan tugas menyingkirkannya. Kemudian diatas tebing , sang putri membuat rumah untuk ditinggali sampai kemudian bertemu dengan Raja Indrapura Bernama Tuanku Raja Alam dan mengajak Serindang Bulan untuk tinggal di Kerajaan Indrapura. Akhirnya Serindang Bulan menikah dengan Raja Alam dan dapat bertemu Kembali dengan keenam kakak-kakanya. Serindang bulan sama sekali tidak menyimpan dendam kepada kakak-kakaknya.</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="650" ind1=" " ind2="4">
   <subfield code="a">Cerita rakyat - Bengkulu</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="850" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">JIPUBAY</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="990" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">00277/DPKBWI/2023</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="990" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">00278/DPKBWI/2023</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="990" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">00279/DPKBWI/2023</subfield>
  </datafield>
 </record>
</collection>
