<?xml version="1.0"?>

 <rdf:Description xmlns:rdf="http://www.w3.org/1999/02/22-rdf-syntax-ns#" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
  <dc:title>Rebound total : man nahnu 4 /</dc:title>
  <dc:creator>
   Samsudin Adlawi
  </dc:creator>
  <dc:type>text</dc:type>
  <dc:publisher>Jakarta : Taresia,</dc:publisher>
  <dc:date>2023</dc:date>
  <dc:language>ind</dc:language>
  <dc:description>hanya sedikit orang yang sedemikian paham tentang dinamika Banyuwangi dan mampu menuliskannya dengan baik seperti Samsudin Adlawi. Kejeliannya mengidentifikasi serta menafsirkan peristiwa, serta menuliskannya dengan obyektif, patut diacungi jempol.&#13;
&#13;
Setiap manusia melintasi ribuan peristiwa saban harinya. Kadang kita melewatkannya begitu saja. Tapi Samsudin Adlawai adalah penulis yang baik. Dia mampu melihat dan secara jeli menangkap cerita yang berseliweran itu: dari soal pemerintahan, seni-budaya, politik, sampai urusan kesehatan. Semua terurai dengan apik di buku ini.&#13;
&#13;
Satu hal yang kerap saya kagumi: Samsudin Adlawi tak pernah melihat peristiwa secara "hitam-putih". Dia tak pernah finis. Selalu membuka kemungkinan untuk didebat. Dia mampu meletakkan tulisan secara proporsional di antara bandul tatanan ideal dan dilema-dilema lapangan yang membuat hidup tak selamanya sesuai harapan.</dc:description>
  <dc:subject>Kumpulan esai</dc:subject>
  <dc:identifier>URN:ISBN:978-623-99765-5-8</dc:identifier>
</rdf:Description>

