<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<srw_dc:dcCollection xmlns:srw_dc="info:srw/schema/1/dc-schema" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="info:srw/schema/1/dc-schema http://www.loc.gov/standards/sru/resources/dc-schema.xsd ">
  <srw_dc:dc>
    <title xmlns="http://purl.org/dc/elements/1.1/">Hukum waris adat suku Osing di Desa Kemiren Banyuwangi /</title>
    <creator xmlns="http://purl.org/dc/elements/1.1/">Arie Ramadhani</creator>
    <creator xmlns="http://purl.org/dc/elements/1.1/">Ikhwanul Qiram</creator>
    <type xmlns="http://purl.org/dc/elements/1.1/">text</type>
    <publisher xmlns="http://purl.org/dc/elements/1.1/">Yogyakarta : Samudra Biru,</publisher>
    <date xmlns="http://purl.org/dc/elements/1.1/">2020</date>
    <language xmlns="http://purl.org/dc/elements/1.1/">ind</language>
    <description xmlns="http://purl.org/dc/elements/1.1/">Penyelesaian sengketa waris menggunakan Hukum Waris Adat umumnya cenderung lebih memenuhi rasa keadilan dari masyarakat terutama pada masyarakat Suku Osing di Desa Kemiren, Banyuwangi. Selain lebih fleksibel karena mengikuti arus perubahan juga lebih dapat melindungi nama baik keluarga besar karena masih banyak anggapan sengketa waris merupakan suatu aib yang harus dijaga kerahasiaannya. Di sisi lain, pengetahuan dan pengaturan hukum waris adat Suku Osing Banyuwangi sejauh ini belum terdokumentasi dengan baik, dengan adanya buku ini akan merepresentasikan nilai-nilai dan norma yang ada di dalam hukum waris adat Suku Osing. Ke depannya semoga menjadi alternatif rujukan bagi Badan Legislatif untuk menyusun hukum positif dari hukum yang hidup di dalam masyarakat (Living Law). Selamat membaca.</description>
    <subject xmlns="http://purl.org/dc/elements/1.1/">Banyuwangi -- hukum waris</subject>
    <identifier xmlns="http://purl.org/dc/elements/1.1/">URN:ISBN:978-623-261-008-8</identifier>
  </srw_dc:dc>
</srw_dc:dcCollection>
