<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<modsCollection xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-5.xsd">
  <mods version="3.5">
    <titleInfo>
      <title>Dongeng Nusantara Banten</title>
      <subTitle>kisah pangeran pandai gelang</subTitle>
    </titleInfo>
    <name type="personal" usage="primary">
      <namePart>Nita Anggraeni</namePart>
    </name>
    <typeOfResource>text</typeOfResource>
    <originInfo>
      <publisher>Hikids</publisher>
      <dateIssued>2022</dateIssued>
      <edition>Cet. 1</edition>
      <issuance/>
    </originInfo>
    <language>
      <languageTerm authority="iso639-2b" type="code">ind</languageTerm>
    </language>
    <physicalDescription>
      <form authority="marccategory">text</form>
      <form authority="marcsmd">regular print</form>
      <extent>36 hlm. : ilus ; 14 cm.</extent>
    </physicalDescription>
    <abstract type="Summary">Pada zaman dahulu, di sebuah Kerajaan hiduplah seorang putri raja yang bernama Arum. Ia memiliki paras yang sangat cantik jelita. Banyak Pangeran yang datang untuk menjadikannya Permaisuri. Dari sekian banyak pangeran, tersebutkah dua orang pangeran teman seperguruan menginginkan Putri Arum sebagai istrinya. Kedua Pangeran tersebut bernama Pangeran Sae Bagus Lana dan Pangeran Cunihin. Keduanya memiliki kesaktian yang sama-sama tinggi. Namun, sifat mereka sangat berbeda. Pangeran Sae Bagus Lana memiliki sifat yang sangat baik hati. Sedangkan Pangeran Cunihin sifatnya sangat tercela. Mengetahui perwatakan kedua Pangeran tersebut, Putri Arum memilih Pangeran Sae Bagus Lana. Menerima kenyataan bahwa bukan dirinya yang dipilih Putri Arum, Pangeran Cunihin sangat marah. Karena rasa marah dan malu, ia pun menyusun rencana untuk mengambil kesaktian Pangeran Sae Bagus Lana dan untuk merebut Putri Arum. Apakah rencana Pangeran Cunihin berjalan lancar? Bagaimana nasib Pangeran Sae Bagus Lana dan Putri Arum? Apa kaitan kisah ini dengan kota Pandeglang?</abstract>
    <note type="statement of responsibility" altRepGroup="00">Nita Anggraeni; editor, Tim Hikam</note>
    <subject>
      <topic>Cerita rakyat Banten</topic>
    </subject>
    <subject>
      <topic>Folklor</topic>
    </subject>
    <classification authority="ddc">398.209 598 23</classification>
    <classification authority="">398.209 598 23 NIT d</classification>
    <recordInfo>
      <recordContentSource authority="marcorg">JIPUBAY</recordContentSource>
      <recordCreationDate encoding="marc">231002</recordCreationDate>
      <recordChangeDate encoding="iso8601">20231002092418</recordChangeDate>
      <recordIdentifier>INLIS000000000695711</recordIdentifier>
      <recordOrigin>Converted from MARCXML to MODS version 3.5 using MARC21slim2MODS3-5.xsl
				(Revision 1.106 2014/12/19)</recordOrigin>
    </recordInfo>
  </mods>
</modsCollection>
