<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<modsCollection xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-5.xsd">
  <mods version="3.5">
    <titleInfo>
      <title>Prosiding  bidang pendidikan agama dan keagamaan</title>
      <subTitle>pelayanan pendidikan agama pada sekolah menengah (SMA/SMK)</subTitle>
    </titleInfo>
    <name type="personal" usage="primary">
      <namePart>Koeswinarno, Haji</namePart>
    </name>
    <typeOfResource>text</typeOfResource>
    <originInfo>
      <place>
        <placeTerm type="text">Semarang</placeTerm>
      </place>
      <publisher>Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Semarang</publisher>
      <dateIssued>2017</dateIssued>
      <edition>volume 04</edition>
      <issuance/>
    </originInfo>
    <language>
      <languageTerm authority="iso639-2b" type="code">ind</languageTerm>
    </language>
    <physicalDescription>
      <form authority="marccategory">text</form>
      <form authority="marcsmd">regular print</form>
      <extent>viii,207 hal. : Ilus ; 29,5 cm.</extent>
    </physicalDescription>
    <abstract type="Summary">Makalah makalah yang ada dalam prosiding ini merupakan hasil penelitian dari peneliti Balai Litbang Agama Semarang dan telah diseminarkan pada Tahun 2016 di Semarang sehingga telah mengalami perbaikan beberapa kali dan akhirnya terbit dalam sebuah prosiding Ada sembilan tulisan yang berhasil lolos seleksi untuk diterbitkan dalam sebuah prosiding&#13;
&#13;
Inti dari prosiding ini secara garis adalah menggambarkan tentang realitas pelayanan pendidikan agama bagi peserta didik pemeluk agama minoritas pada satuan pendidikan seringkat SMA baik berstatus negeri maupun swasta di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Dan hasil kajian tentang realitas layanan pendidikan agama pada satuan pendidikan setingkat SMA tersebut tergambar dua buah realitas, yaitu pertama, sudah ada satuan pendidikan setingkat SMA yang telah memberikan pelayanan pendidikan agama bagi peserta didik pemeluk agama minoritas meski hanya satu siswa. Kedua, masih banyak satuan pendidikan setingkat SMA yang belum memberikan pelayan pendidikan agama untuk seluruh peserta didik.&#13;
&#13;
Banyak hal yang menjadi kendala implementasi pendidikan agama bagi semua ini sebagaimana telah disebutkan di atas dan terdapat dalam beberapa makalah yang ada dalam prosiding ini. Pada akhirnya kami ucapkan selamat membaca.</abstract>
    <note type="statement of responsibility" altRepGroup="00">Prof. (R) DR. H. Koeswinarno, M. Hum, Penyunting: Wahab [et. al. ]</note>
    <subject>
      <topic>pendidikan agama islam</topic>
    </subject>
    <subject>
      <topic>madrasah aliyah</topic>
    </subject>
    <classification authority="ddc">2X7.3</classification>
    <classification authority="">2X7.3 KOE p</classification>
    <recordInfo>
      <recordCreationDate encoding="marc">231019</recordCreationDate>
      <recordChangeDate encoding="iso8601">20231019022113</recordChangeDate>
      <recordIdentifier>INLIS000000000695740</recordIdentifier>
      <recordOrigin>Converted from MARCXML to MODS version 3.5 using MARC21slim2MODS3-5.xsl
				(Revision 1.106 2014/12/19)</recordOrigin>
    </recordInfo>
  </mods>
</modsCollection>
