<?xml version="1.0"?>
<oai_dc:dcCollection xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/ http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
  <oai_dc:dc>
    <dc:title xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">Hikmah &amp; rahasia puasa : membahas puasa wajib dan sunnah: ramadhan, syawal, dzulhijjah, rajab, sya'ban, dll. /</dc:title>
    <dc:creator xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
   Al ghazali
  </dc:creator>
    <dc:creator xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
   Mokh. Syaiful Bakhri
  </dc:creator>
    <dc:type xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">text</dc:type>
    <dc:publisher xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">Jakarta : Indocamp,</dc:publisher>
    <dc:date xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">2016</dc:date>
    <dc:language xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">   </dc:language>
    <dc:description xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">Puasa tidak sekedar menahan perut dan kemaluan dari keinginan syahwat. Lebih dari itu, hakekat puasa menahan pendengaran, penglihatan, lidah. tangan, kaki dan organ tubuh lainnya dari perbuatan dosa. Itulah yang disebut puasa khusus. Tidak akan sempurna puasa khusus itu melainkan dengan memejamkan mata dari yang dilarang oleh syariah; menjaga lisan dari memperguncingkan orang lain (ghibah), dusta, adu domba dan sumpah palsu; menahan telinga dari mendengarkan yang dibenci: menahan anggota badan dari sesuatu yang dibenci, menahan perut dari makanan yang diragukan kehalalannya (syubhat) waktu berbuka: dan tidak memperbanyak makan saat berbuka, meski yang dimakan halal.</dc:description>
    <dc:description xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">Puasa tidak sekedar menahan perut dan kemaluan dari keinginan syahwat. Lebih dari itu, hakekat puasa menahan pendengaran, penglihatan, lidah. tangan, kaki dan organ tubuh lainnya dari perbuatan dosa. Itulah yang disebut puasa khusus. Tidak akan sempurna puasa khusus itu melainkan dengan memejamkan mata dari yang dilarang oleh syariah; menjaga lisan dari memperguncingkan orang lain (ghibah), dusta, adu domba dan sumpah palsu; menahan telinga dari mendengarkan yang dibenci: menahan anggota badan dari sesuatu yang dibenci, menahan perut dari makanan yang diragukan kehalalannya (syubhat) waktu berbuka: dan tidak memperbanyak makan saat berbuka, meski yang dimakan halal.</dc:description>
    <dc:subject xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">puasa</dc:subject>
    <dc:identifier xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">URN:ISBN:9789799843043</dc:identifier>
  </oai_dc:dc>
</oai_dc:dcCollection>
