<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
 <record>
  <leader>     na                 </leader>
  <controlfield tag="001">INLIS000000000695815</controlfield>
  <controlfield tag="005">20240619110919</controlfield>
  <datafield tag="035" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">0010-1023000105</subfield>
  </datafield>
  <controlfield tag="007">ta</controlfield>
  <controlfield tag="008">240619                g          0 ind  </controlfield>
  <datafield tag="040" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">JIPUBAY</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="100" ind1="0" ind2=" ">
   <subfield code="a">Daud Tjondrorahardja</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="245" ind1="1" ind2=" ">
   <subfield code="a">Family business from abc to mba edisi 2 /</subfield>
   <subfield code="c">Daud Tjondrorahardja</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="250" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">Cet.1</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="300" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">107 hlm :</subfield>
   <subfield code="b">Ilus ;</subfield>
   <subfield code="c">21 cm</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="020" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">978-623-6476-05-5</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="082" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">650</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="084" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">650 DAU f</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="260" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">Yogyakarta :</subfield>
   <subfield code="b">Expert,</subfield>
   <subfield code="c">2021</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="520" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">Buku ini merupakan bunga rampai dari berbagai karya penulis yang telah berhasil dimuat dalam berbagai media masa baik koran dan majalah. Selain itu, pengalamannya dalam menangani bisnis keluarga yang sampai saat ini masih dikelola juga dijadikan sebagai pegangan penulisan.&#13;
Di dalam bukunya, penulis mengungkapkan bahwa dalam menangani perusahaan keluarga ada dua faktor yang harus diperhatikan yaitu faktor eksternal dan faktor internal. Faktor internal yang dimaksud di sini adalah pusat pengambilan keputusan, pergantian kepemimpinan, delegasi, dan pola pikir era agrikultur yang masih melekat di jaman informasi ini. Obsesi sukses paradigma lama masih terbawa dalam menjalankan perusahaan keluarga sehingga lebih mempercayai “sempoa” dari pada teknologi alat bantu seperti komputer. Dalam mengoperasikan perusahaan keluarga obsesi tersebut justru sering membuat “bumerang” bagi generasi selanjutnya.&#13;
Komunikasi kebudayaan dan “interpersonal” tiap generasi memang harus dijaga, untuk bisa memadukan pengetahuan yang telah didapat baik dari lapangan maupun dari bangku sekolah dengan penyelesaikan win-win solution.</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="650" ind1=" " ind2="4">
   <subfield code="a">Bisnis</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="850" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">JIPUBAY</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="990" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">00600/DPKBWI/2023</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="990" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">00601/DPKBWI/2023</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="990" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">00602/DPKBWI/2023</subfield>
  </datafield>
 </record>
</collection>
