<?xml version="1.0"?>
<oai_dc:dcCollection xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/ http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
  <oai_dc:dc>
    <dc:title xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">Memperkenalkan akhlak mulia Rasulullah kepada anak /</dc:title>
    <dc:creator xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
   Syaiful Bakhri, Mokh
  </dc:creator>
    <dc:creator xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
   Ahmad Dairobi
  </dc:creator>
    <dc:type xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">text</dc:type>
    <dc:publisher xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">Jakarta : Indocamp,</dc:publisher>
    <dc:date xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">2017</dc:date>
    <dc:language xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">ind</dc:language>
    <dc:description xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">Seorang anak itu tak ubahnya seperti selembar kertas putih bersih yang tak bernoda. Apa yang pertama kali dituliskan pada kertas putih itu, maka itulah yang kemudian akan membentuk diri si anak. Kalau sejak dini ditanamkan pendidikan agama dan akhlak mulia, maka ia akan menjadi anak yang dapat menunaikan kewajiban agamanya dan berakhlak mulia. Pihak yang paling bertanggung jawab dalam pendidikan akhlak mulia anak sejak dini adalah kedua orang tuanya. Karena itu, Ali bin Abi Thalib r.a. mengingatkan kepada setiap orang tua untuk mendidik anak-anaknya dengan pendidikan yang baik. "Ajari dan didiklah anak-anakmu dengan pendidikan yang baik," kata beliau. Bagaimana cara orang tua mendidik anak-anak mereka dengan akhlak mulia? Buku Memperkenalkan Akhlak Mulia Rasulullah kepada Anak ini dapat menjadi panduan bagi para orang tua yang ingin mendidik anak-anak mereka dengan akhlak mulia sebagaimana yang telah dicontohkan oleh Rasulullah. Buku ini menyajikan akhlak mulia Rasulullah dari berbagai aspek kehidupan, antara lain: akhlak Rasulullah sehari-hari, akhlak Rasulullah dalam bekerja dan berdagang, maupun akhlak Rasulullah yang terkait dengan menjaga kelestarian lingkungan hidup.</dc:description>
    <dc:description xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">Seorang anak itu tak ubahnya seperti selembar kertas putih bersih yang tak bernoda. Apa yang pertama kali dituliskan pada kertas putih itu, maka itulah yang kemudian akan membentuk diri si anak. Kalau sejak dini ditanamkan pendidikan agama dan akhlak mulia, maka ia akan menjadi anak yang dapat menunaikan kewajiban agamanya dan berakhlak mulia. Pihak yang paling bertanggung jawab dalam pendidikan akhlak mulia anak sejak dini adalah kedua orang tuanya. Karena itu, Ali bin Abi Thalib r.a. mengingatkan kepada setiap orang tua untuk mendidik anak-anaknya dengan pendidikan yang baik. "Ajari dan didiklah anak-anakmu dengan pendidikan yang baik," kata beliau. Bagaimana cara orang tua mendidik anak-anak mereka dengan akhlak mulia? Buku Memperkenalkan Akhlak Mulia Rasulullah kepada Anak ini dapat menjadi panduan bagi para orang tua yang ingin mendidik anak-anak mereka dengan akhlak mulia sebagaimana yang telah dicontohkan oleh Rasulullah. Buku ini menyajikan akhlak mulia Rasulullah dari berbagai aspek kehidupan, antara lain: akhlak Rasulullah sehari-hari, akhlak Rasulullah dalam bekerja dan berdagang, maupun akhlak Rasulullah yang terkait dengan menjaga kelestarian lingkungan hidup.</dc:description>
    <dc:subject xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">akhlak mulia</dc:subject>
    <dc:identifier xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">URN:ISBN:9789790203853</dc:identifier>
  </oai_dc:dc>
</oai_dc:dcCollection>
