<?xml version="1.0"?>
<oai_dc:dcCollection xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/ http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
  <oai_dc:dc>
    <dc:title xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">Mengenal penyakit musiman /</dc:title>
    <dc:creator xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
   kak nadi
  </dc:creator>
    <dc:creator xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
   editor: ratna dewi
  </dc:creator>
    <dc:type xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">text</dc:type>
    <dc:publisher xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">Yogyakarta : HIKIDS,</dc:publisher>
    <dc:date xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">2020</dc:date>
    <dc:language xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">ind</dc:language>
    <dc:description xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">Perubahan cuaca yang ekstrem dapat mempengaruhi kondisi tubuh seseorang. Terutama yang memiliki tubuh lemah. Tubuh menjadi rentan ketika cuaca berubah-ubah. Dampak tersebut juga dapat membuat orang mimisan. Buruknya kondisi lingkungan akibat hujan dapat menyebabkan banjir sehingga beresiko untuk kesehatan masyarakat. Air yang menggenang bermunculan penyakit seperti diare, disentri, dan kolera. Dalam kondisi cuaca panas secara terus menerus mengakibatkan suhu tinggi dan kelembaban yang tinggi. Tubuh merespons dengan bekerja jantung yang lebih cepat dan mudah lelah. Selain itu, perubahan cuaca yang drastis mengakibatkan telapak kaki pecah-pecah.</dc:description>
    <dc:description xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">Perubahan cuaca yang ekstrem dapat mempengaruhi kondisi tubuh seseorang. Terutama yang memiliki tubuh lemah. Tubuh menjadi rentan ketika cuaca berubah-ubah. Dampak tersebut juga dapat membuat orang mimisan. Buruknya kondisi lingkungan akibat hujan dapat menyebabkan banjir sehingga beresiko untuk kesehatan masyarakat. Air yang menggenang bermunculan penyakit seperti diare, disentri, dan kolera. Dalam kondisi cuaca panas secara terus menerus mengakibatkan suhu tinggi dan kelembaban yang tinggi. Tubuh merespons dengan bekerja jantung yang lebih cepat dan mudah lelah. Selain itu, perubahan cuaca yang drastis mengakibatkan telapak kaki pecah-pecah.</dc:description>
    <dc:identifier xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">URN:ISBN:978-623-90152-1-4</dc:identifier>
  </oai_dc:dc>
</oai_dc:dcCollection>
