<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
 <record>
  <leader>     na                 </leader>
  <controlfield tag="001">INLIS000000000695872</controlfield>
  <controlfield tag="005">20231103110059</controlfield>
  <datafield tag="035" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">0010-1123000023</subfield>
  </datafield>
  <controlfield tag="007">ta</controlfield>
  <controlfield tag="008">231103                a          1 ind  </controlfield>
  <datafield tag="040" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">JIPUBAY</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="100" ind1="0" ind2=" ">
   <subfield code="a">kak nadi</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="245" ind1="1" ind2=" ">
   <subfield code="a">Mengenal penyakit musiman /</subfield>
   <subfield code="c">kak nadi</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="250" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">cet.4</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="300" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">24 hlm :</subfield>
   <subfield code="b">ilus ;</subfield>
   <subfield code="c">20 cm</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="020" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">978-623-90152-1-4</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="082" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">616.9</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="084" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">616.9 KAK m</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="260" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">Yogyakarta :</subfield>
   <subfield code="b">HIKIDS,</subfield>
   <subfield code="c">2020</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="520" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">Perubahan cuaca yang ekstrem dapat mempengaruhi kondisi tubuh seseorang. Terutama yang memiliki tubuh lemah. Tubuh menjadi rentan ketika cuaca berubah-ubah. Dampak tersebut juga dapat membuat orang mimisan. Buruknya kondisi lingkungan akibat hujan dapat menyebabkan banjir sehingga beresiko untuk kesehatan masyarakat. Air yang menggenang bermunculan penyakit seperti diare, disentri, dan kolera. Dalam kondisi cuaca panas secara terus menerus mengakibatkan suhu tinggi dan kelembaban yang tinggi. Tubuh merespons dengan bekerja jantung yang lebih cepat dan mudah lelah. Selain itu, perubahan cuaca yang drastis mengakibatkan telapak kaki pecah-pecah.</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="700" ind1="0" ind2=" ">
   <subfield code="a">editor: ratna dewi</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="850" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">JIPUBAY</subfield>
  </datafield>
 </record>
</collection>
