<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<srw_dc:dcCollection xmlns:srw_dc="info:srw/schema/1/dc-schema" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="info:srw/schema/1/dc-schema http://www.loc.gov/standards/sru/resources/dc-schema.xsd ">
  <srw_dc:dc>
    <title xmlns="http://purl.org/dc/elements/1.1/">Antologi inspirasi kebaikan : siapa menabur dia menuai /</title>
    <creator xmlns="http://purl.org/dc/elements/1.1/">Jiwan Menulis</creator>
    <creator xmlns="http://purl.org/dc/elements/1.1/">Ahya Alimuddin,</creator>
    <type xmlns="http://purl.org/dc/elements/1.1/">text</type>
    <publisher xmlns="http://purl.org/dc/elements/1.1/">Tangerang Selatan : Indocamp,</publisher>
    <date xmlns="http://purl.org/dc/elements/1.1/">2020</date>
    <language xmlns="http://purl.org/dc/elements/1.1/">ind</language>
    <description xmlns="http://purl.org/dc/elements/1.1/">Kebaikan bersifat universal. Dia tidak mengenal geografis, bahasa maupun budaya. Dia dalang tanpa diundang, bisa menyapa siapa saja. Entah di kolong jembatan, pinggiran rel ataupun real estate mewah. Meskipun menurut Hobbes, manusia dikenal sebagai homo homini lupus. kita juga mengenal kebaikan sebagai fitrah manusia. Sebagaimana bayi yang baru lahir, manusia diciptakan dengan kodrat suci. Kebaikan yang melekat meski tak nampak kasat mata, sering muncul di sekitar kita. Lewat sosok berdasi maupun baju compang-camping. Menceritakan kebaikan lewat tulisan adalah usaha kami meraih kebaikan-kebaikan lain. Lazimnya, seseorang yang banyak mendapat asupan positif akan tertular positif. Jangan sampai kebaikan hanya berhenti di kita.</description>
    <subject xmlns="http://purl.org/dc/elements/1.1/">Kesusasteraan</subject>
    <identifier xmlns="http://purl.org/dc/elements/1.1/">URN:ISBN:9786232529403</identifier>
  </srw_dc:dc>
</srw_dc:dcCollection>
