<?xml version="1.0"?>
<oai_dc:dcCollection xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/ http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
  <oai_dc:dc>
    <dc:title xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">Cerita timun mas, raksasa jahat menagih janji /</dc:title>
    <dc:creator xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
   Nita anggraeni
  </dc:creator>
    <dc:creator xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
   Tim hikam
  </dc:creator>
    <dc:type xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">text</dc:type>
    <dc:publisher xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">Yogyakarta : Hi Kids,</dc:publisher>
    <dc:date xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">2023</dc:date>
    <dc:language xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">ind</dc:language>
    <dc:description xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">"Eh, Kanda," ucapnya dengan terkejut. "Istriku, apa yang sedang kamu pikirkan?" Ki Hajar kembali bertanya. "Tidak memikirkan apa-apa, Kanda. Dinda hanya merasa kesepian, apalagi jika Kanda sedang pergi. Sekiranya di rumah ini selalu terdengar suara tangis dan rengekan seorang bayi, tentu hidup ini tidak sesepi ini," ungkap Nyai Selakanta, "Sejujurnya Kanda, Dinda ingin sekali mempunyai anak. Dinda ingin merawat dan membesarkannya dengan penuh kasih sayang."Mendengar ungkapan isi hati istrinya, Ki Hajar&#13;
&#13;
menghela nafas panjang."Sudahlah, Dinda.. Barangkali belum waktunya Tuhan memberi kita anak. Yang penting kita harus berusaha dan terus berdoa kepada-Nya," ujar Ki Hajar.</dc:description>
    <dc:description xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">"Eh, Kanda," ucapnya dengan terkejut. "Istriku, apa yang sedang kamu pikirkan?" Ki Hajar kembali bertanya. "Tidak memikirkan apa-apa, Kanda. Dinda hanya merasa kesepian, apalagi jika Kanda sedang pergi. Sekiranya di rumah ini selalu terdengar suara tangis dan rengekan seorang bayi, tentu hidup ini tidak sesepi ini," ungkap Nyai Selakanta, "Sejujurnya Kanda, Dinda ingin sekali mempunyai anak. Dinda ingin merawat dan membesarkannya dengan penuh kasih sayang."Mendengar ungkapan isi hati istrinya, Ki Hajar&#13;
&#13;
menghela nafas panjang."Sudahlah, Dinda.. Barangkali belum waktunya Tuhan memberi kita anak. Yang penting kita harus berusaha dan terus berdoa kepada-Nya," ujar Ki Hajar.</dc:description>
    <dc:subject xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">Komik-Bacaan</dc:subject>
    <dc:identifier xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">URN:ISBN:978-623-311-896-5</dc:identifier>
  </oai_dc:dc>
</oai_dc:dcCollection>
