<?xml version="1.0"?>

 <rdf:Description xmlns:rdf="http://www.w3.org/1999/02/22-rdf-syntax-ns#" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
  <dc:title>Jangan teperdaya /</dc:title>
  <dc:creator>
   Muta 'alim Minhaj
  </dc:creator>
  <dc:type>text</dc:type>
  <dc:publisher>Hikam Pustaka,</dc:publisher>
  <dc:date>2020</dc:date>
  <dc:language>ind</dc:language>
  <dc:description>Bibliografi : halaman 257-262</dc:description>
  <dc:description>Dunia ini fana, maka segala isinya akan musnah dan hancur pada saatnya tiba nanti. Sebab itulah kita sebagai manusia harus hidup dengan terus berpedoman kepada agama.Jangan sampai kita teperdaya oleh gemerlapnya dunia yang melenakan, karena semua itu hanya kebahagiaan sesaat. Ingatlah bahwa dunia ini hanya tempat pengembaraan sementara untuk menempuh perjalanan panjang menuju negeri yang kekal abadi, yaitu akhirat. Karena disanalah sebenarnya kehidupan kita akan dimulai dan tidak akan pernah berakhir.</dc:description>
  <dc:subject>Jiwa</dc:subject>
  <dc:subject>Tasawuf Akhlaqi</dc:subject>
  <dc:subject>Tasawuf Amali</dc:subject>
  <dc:identifier>URN:ISBN:978-979-1348-90-4</dc:identifier>
</rdf:Description>

